Jumat, 08 Juni 2012

EKONOMI KERAKYATAN



Seperti cita-cita “Adil Makmur”, Ekonomi Kerakyatan adalah ilusi karena hingga kini masih mimpi, adalah misteri karena belum ada strategi implementasi.
Koperasi adalah satu-satunya petunjuk dari pada pendiri Negara Indonesia tentang ekonomi kerakyatan. Bagaimanakah sudut pandang para pakar ekonomi kita yang belajar ekonomi dari sudut pandang kapitalisme terhadap koperasi dan ekonomi kerakyatan? Jangan heran jika definisi tentang ekonomi kerakyatan pun simpang siur tak karuan.
Apakah mengumpulkan uang dari para anggota Koperasi Simpan Pinjam untuk dipinjamkan kepada masyarakat adalah ekonomi kerakyatan? Sori, Kegiatan tersebut lebih mirip investasi mendirikan bank oleh anggota koperasi, layaknya ekonomi kapitalis.
Mencoba memahami maksud para  pendiri negeri dengan hati, tersirat makna koperasi adalah mirip dengan bank. Hanya saja, bank tidak mau menanggung kerugian, uang yang dipinjamkan harus kembali utuh ditambah bunga.  Jangan heran kalo ada agamanawan yang menolak sistem perbankan, hal ini karena pinjaman dari bank bukanlah bentuk kerja sama yang adil, dimana kerugian hanya ditanggung peminjam sementara pihak bank tetap mendapat keuntungan.
Sedangkan koperasi akan menanggung kerugian bersama sebagaimana menerima keuntungan bersama-sama. Namun platform koperasi memiliki sistem untuk memperkecil kemungkinan kegagalan dari anggotanya. Oleh karena itu, koperasi sendiri memiliki usaha yang menjadi mata rantai induk usaha anggotanya.
Perbedaan bank dengan koperasi ini muncul karena adanya perbedaan value. Value tujuan manajemen kapitalis adalah mendapatkan keuntungan sebanyak-banyaknya bagi investor, sedangkan value koperasi adalah memberikan keuntungan sebanyak-banyaknya bagi anggotanya. Namun karena kapitalisme dan koperasi sama-sama mengelola investasi, maka platform koperasi bisa di-attach ke dalam sistem kapitalis. Bahkan tidak tertutup kemungkinan sistem koperasi mendominasi sistem kapitalis. Hal ini sudah dibuktikan dengan UKM-UKM di China yang bekerja sama dengan platform mirip sistem koperasi. Apakah kita perlu belajar sampai ke negeri China?
Cobalah buka paham Marhaenisme yang dikembangkan Bung Karno dan membaca konsep Koperasinya Bung Hatta, maka kita akan memahami bahwa koperasi adalah sistem pengorganisasian kapitalisasi yang dimiliki oleh masing-masing anggotanya.

ekonomi.kompasiana.com/.../ekonomi-kerakyatan-ilusi-atau-misteri/

Ekonomi Kerakyatan

Ekonomi rakyat tumbuh secara natural karena adanya sejumlah potensi ekonomi disekelilingnya.  Mulanya mereka tumbuh tanpa adanya insentif artifisial apapun, atau dengan kata lain hanya mengandalkan naluri usaha dan kelimpahan sumberdaya alam, sumberdaya manusia, serta peluang pasar.  Perlu dipahami bahwa dalam ruang ekonomi nasional pun terdapat sejumlah aktor ekonomi (konglomerat) dengan bentuk usaha yang kontras dengan apa yang diragakan oleh sebagian besar pelaku ekonomi rakyat.  Memiliki modal yang besar, mempunyai akses pasar yang luas, menguasai usaha dari hulu ke hilir, menguasai teknologi produksi dan menejemen usaha modern. Kenapa mereka tidak digolongkan juga dalam ekonomi kerakyatan?.  Karena jumlahnya hanya sedikit sehingga tidak merupakan representasi dari kondisi ekonomi rakyat yang sebenarnya.  Atau dengan kata lain, usaha ekonomi yang diragakan bernilai ekstrim terhadap totalitas ekonomi nasional.  Golongan yang kedua ini biasanya (walaupun tidak semua) lebih banyak tumbuh karena mampu membangun partner usaha yang baik dengan penguasa sehingga memperoleh berbagai bentuk kemudahan usaha dan insentif serta proteksi bisnis.  Mereka lahir dan berkembang dalam suatu sistem ekonomi yang selama ini lebih menekankan pada peran negara yang dikukuhkan (salah satunya) melalui pengontrolan perusahan swasta dengan rezim insentif yang memihak serta membangun hubungan istimewa dengan pengusaha-pengusaha yang besar yang melahirkan praktik-praktik anti persaingan.
Lahirnya sejumlah pengusaha besar (konglomerat) yang bukan merupakan hasil derivasi dari kemampuan menejemen bisnis yang baik  menyebabkan fondasi ekonomi nasional yang dibangun berstruktur rapuh terhadap persaingan pasar.  Mereka tidak bisa diandalkan untuk menopang perekonomian nasional dalam sistem ekonomi pasar.  Padahal ekonomi pasar diperlukan untuk menentukan harga yang tepat (price right) untuk menentukan posisi tawar-menawar yang imbang.  Saya perlu menggaris bawahi bahwa yang patut mendapat kesalahan terhadap kegagalan pembangunan ekonomi nasional selama regim orde baru adalah implementasi kebijakan pembangunan ekonomi nasional yang tidak tepat dalam sistem ekonomi pasar, bukan ekonomi pasar itu sendiri.  Dalam pemahaman seperti ini, saya merasa kurang memiliki justifikasi empirik untuk mempertanyakan kembali sistem ekonomi pasar, lalu mencari suatu sistem dan paradigma baru di luar sistem ekonomi pasar untuk dirujuk dalam pembangunan ekonomi nasional.  Bagi saya dunia “pasar” Adam Smith adalah suatu dunia yang indah dan adil untuk dibayangkan. Tapi sayangnya sangat sulit untuk diacu untuk mencapai keseimbangan  dalam tatanan perekonomian nasional. Karena konsep “pasar” yang disodorkan oleh Adam Smit sesungguhnya tidak pernah ada dan tidak pernah akan ada.  Namun demikian tidak harus diartikan bahwa konsep pasar Adam Smith yang relatif bersifat utopis ini harus diabaikan.  Persepektif yang perlu dianut adalah bahwa keindahan, keadilan dan keseimbangan yang dibangun melalui mekanisme “pasar”nya Adam Smith adalah sesuatu yang harus diakui keberadaannya, minimal telah dibuktikan melalui suatu review teoritis. Yang perlu dilakukan adalah upaya untuk mendekati kondisi indah, adil, dan seimbang melalui berbagai regulasi pemerintah sebagai wujud intervensi yang berimbang dan kontekstual.  Bukan sebaliknya membangun suatu format lain di luar “ekonomi pasar” untuk diacu dalam pembangunan ekonomi nasional, yang keberhasilannya masih mendapat tanda tanya besar atau minimal belum dapat dibuktikan melalui suatu kajian teoritis-empiris.
Mari kita membedah lebih jauh tentang konsep ekonomi kerakyatan.  Pengalaman pembangunan ekonomi Indonesia yang dijalankan berdasarkan mekanisme pasar sering tidak berjalan dengan baik, khusunya sejak masa orde baru. Kegagalan pembangunan ekonomi yang diragakan berdasarkan mekanisme pasar ini antara lain karena kegagalan pasar itu sendiri, intervensi pemerintah yang tidak benar, tidak efektifnya pasar tersebut berjalan, dan adanya pengaruh eksternal. Kemudian sejak sidang istimewa (SI) 1998, dihasilkan suatu TAP MPR mengenai Demokrasi Ekonomi, yang antara lain berisikan tentang keberpihakan yang sangat kuat terhadap usaha kecil-menengah serta koperasi.  Keputusan politik ini sebenarnya menandai suatu babak baru pembangunan ekonomi nasional dengan perspektif yang baru, di mana bangun ekonomi yang mendominasi regaan struktur ekonomi nasional mendapat tempat tersendiri.  Komitmen pemerintah untuk mengurangi gap penguasaan aset ekonomi antara sebagian besar pelaku ekonomi di tingkat rakyat dan sebagian kecil pengusaha besar (konglomerat), perlu mendapat dukungan dari berbagai pihak.  Hasil yang diharapkan adalah terciptanya struktur ekonomi yang berimbang antar pelaku ekonomi dalam negeri, demi mengamankan pencapaian target pertumbuhan (growth) (Gillis et al., 1987).  Bahwa kegagalan kebijakan pembangunan ekonomi nasional masa orde baru dengan keberpihakan yang berlebihan terhadap kelompok pengusaha besar perlu diubah.  Sudah saatnya dan cukup adil jika pengusaha kecil –menengah dan bangun usaha koperasi mendapat kesempatan secara ekonomi untuk berkembang sekaligus mengejar ketertinggalan yang selama ini mewarnai buruknya tampilan struktur ekonomi nasional.  Sekali lagi, komitmen politik pemerintah ini perlu mendapat dukungan dari berbagai pihak.  Hal yang masih kurang jelas dalam TAP MPR dimaksud adalah apakah perspektif pembangunan nasional dengan keberpihakan kepada usaha kecil-menengah dan koperasi ini masih dijalankan melalui mekanisme pasar?  Dalam arti apakah intervensi pemerintah dalam bentuk keberpihakan kepada usaha kecil-menengah dan koperasi ini adalah benar-benar merupakan affirmative action untuk memperbaiki distorsi pasar yang selama ini terjadi karena bentuk campur tangan pemerintah dalam pasar yang tidak benar?  Ataukah pemerintah mulai ragu dengan bekerjanya mekanisme pasar itu sendiri sehingga berupaya untuk meninggalkannya dan mencoba merujuk pada suatu mekanisme sistem ekonomi yang baru ?.  Nampaknya kita semua berada pada pilahan yang dilematis.  Mau meninggalkan mekanisme pasar dalam sistem ekonomi nasional, kita masih ragu-ragu, karena pengalaman keberhasilan pembangunan ekonomi negara-negara maju saat ini selalu merujuk pada bekerjanya mekanisme pasar.  Mau merujuk pada bekerja suatu mekanisme yang baru (apapun namanya), dalam prakteknya belum ada satu negarapun yang cukup berpengalaman serta yang paling penting menunjukkan keberhasilan nyata, bahkan kita sendiri belum berpengalaman (ibarat membeli kucing dalam karung).  Bukti keragu-raguan ini tercermin dalam TAP MPR hasil sidang istimewa itu sendiri, dimana demokrasi ekonomi nasional tidak semata-mata dijalankan dengan keberpihakan habis-habisan pada usaha kecil-menengah dan koperasi, tapi perusahaan swasta besar dan BUMN tetap mendapat tempat bahkan mempunyai peran yang sangat strategis.

MAKNA SUKSES



Makna sukses adalah sesuatu untuk mencapai tujuan karir  dengan caraberusaha sendiri sehingga akan sukses. Semua orang pasti akan sukses dengan berusaha sendiri dan memiliki kemampuan yang lebih aktif dalam segala hal. memperoleh apa yang diinginkan, dapat mempertahankan apa yang dimiliki, mengalami peningkatan apa yang dicapai, memberikan manfaat buat sesama dan apa yang di miliki kemampuan ilmu harus dikembangkan agar menjadi sukses. orang yang sukses harus rajin berkarya dengan penuh semangat, jauh dari malas, kesadaran manusiaan dalam diri. Semua orang pasti ingin sukses tetapi tidak gampang untuk menjadi sukses karena sekarang ini pesaing semakin banyak,maka dari itu kita harus rajin mencari ilmu pengetahuan sedalam-dalamnya agar kita mengerti apa yang kita kerjakan dalam kehidupan usaha maupun bekerja.
Menurut pendapat saya sukses adalah seseorang bias mencapai tujuannya atau cita-citanyadalam berbisnis serta ada peningkatan dan tingkatan dalam kehidupanya. Sukses bukan juga dari hal bekerja juga tapiu sukses.seperti dalam sikap kita yang sebelumnya sikap kita kurang baik itu bukan akhir dari segalanya sebab, zaman akan semakin cangih dan maju maka dari itu seseorang tidak akan pernah puas dengan hasil kesuksesannya sebelium dia bisa memiliki semua – muanya.
Pak amid sudah merasa sukses dengan hasil kerja dia berkat kesuksesannya dia mempunyai mobil bagus dan rumah bagus tapi akhir zaman yang begitu modern ada rumah yang lebih bagus dari pak amid maka dia ingimn mencapai semuanya dan rasa puas itu tak akan pernah habis.
Padahal setiap kesuksesan pasti dikedepannya juga akan timbul masalah. Karena sesungguhnya kebahagiaan di dunia ini tak ada yang abadi.Semua pasti ada saatnya akan hilang. Jadi kita sebagai manusia harus siap menghadapi segala keburukan yang akan menimpa diri kita. Percayalah setiap cobaan yang menimpa diri kita adalah petunjuk dari Tuhan untuk menuju kebahagiaan yang abadi. Kalau kita merasa bahwa setiap aktivitas dan usaha yang kita lakukan selalu gagal, itu karena ekspektasi kita terlalu tinggi, padahal sesungguhnya kita tidak benar-benar gagal, kita sudah memulai, melakukan, dan menjalaninya. Karena kita lebih fokus pada kegagalan itu sendiri, maka kita merasa gagal. Padahal kita berhasil dengan keberhasilan-keberhasilan kecil, kesuksesan-kesuksesan kecil. Kalau kita merasa gagal, minimal kita masih sadar dan dan tahu dengan “perasaan gagal” itu, dan itulah yang saya sebut sebagai “kesuksesan-kesuksesan kecil” yang akan menjadi tangga menuju kesuksesan yang selanjutnya. Bukankah kesuksesan-kesuksesan kecil akan disusul dengan kesuksesan selanjutnya yang lebih besar, Sukses akan melahirkan sukses yang lain. Setiap proses kerja dan kesuksesan akan benar-benar menjadi sukses sejati ketika proses itu membuat ilmu (skill) dan pengetahuan kita bertambah dan dapat menunjang proses pembangunan mental. 

MENJADI KARYAWAN DAN PENGUSAHA


MENJADI KARYAWAN DAN PENGUSAHA

MENJADI KARYAWAN
Karyawan juga memiliki sesuatu Skills/Keahlian yang tidak dimiliki kebanyakan orang. Sesuatu hal yang membikin orang lain merasa salut dan anda selalu dibutuhkan dalam urusan lain. Menjadi karyawan juga harus memiliki kemampuan atau keahlian dalam bekerja sehingga dalam mencari suatu pekerjaan akan tau apa yang kita bisa dan perusahaan akan memberikan bagian yang sesuai kemampuannya dan akan bekerja di perusahaan dan akan disebut karyawan.
Menjadi karyawan harus rajin, tekun, berani menghadapi suatu masalah dalam pekerjaan dan harus bisa memecahkan suatu masalah dalam pekerjaan soalnya pasti banyak resiko dalam bekerja dan juga harus Datang bekerja Tepat waktu/tidak pernah Bolos karena kita dalam posisi menjadi karyawan. Porsi kerja karyawan harus maksimal, artinya kita harus mengerjakan tanggung jawab yang dibebankan kepada kita yang diberikan oleh Perusahaan sesuai dengan kedudukan/posisi jabatan. Menjadi karyawan harus menata sikap, kurangi sikap negative kita dan lebihkan sikap positif kita. kita juga harus siap mengerjakan pekerjaan Atasan kita jika sewaktu ­- waktu mereka berhalangan hadir, jadi kita akan mandiri dan siap di segala medan. berkompetisi secara sehat dengan Rekan kerja kita yang Posisi nya setara dengan kita. kita tidak bisa menilai bahwa kita akan menang dalam persaingan, kecuali kita bekali dengan Sikap Sabar, Positif dan selalu Belajar terus. Berkompetisi di sini bukan berarti kita sibuk mencari kesalahan kesalahan orang lain seperti kerjaannya karyawan lain, tetapi justru kita bisa menang dalam persaingan ini jika kita mampu menutupi/membantu mengatasi segala hal yang ada dalam pekerjaan. Belajari dan melakukan pekerjaan itu bersama Atasan kita, meminta ijin atau mencoba belajar mengerjakan pekerjaan atasan kita adalah HAL yang Special dan patut kita senangi. karena Ini sangat penting untuk Karir.

MENJADI PENGUSAHA

Menjadi pengusaha lebih enak dibandingkan menjadi karyawan karena menjadi pengusaha bisa belajar mandiri dalam membuka suatu usaha sendiri, dan bisa memiliki karyawan, dalam membuka usaha pasti ada tahap-tahap agar usaha kita lancer pastinya kita harus memiliki rencana dalam usaha. tidak ada orang yang gaga dalam membuka usaha, yang ada hanyalah orang yang terlalu cepat menyerah, kita pun harus yakin siapapun, tanpa pengalaman sekalipun di bidang apa saja pasti bisa menjadi pengusaha.
Memiliki tekad untuk membuka usaha walaupun modal yang dipunya belum mencukupi tapi kalau sudah niat ingin membuka usaha pasti akan berjalan lancar walaupun modal belum mencapai target, kebanyakan orang membuka usaha dari usaha kecil lalu bisa mengendalikan uang dengan baik dan menjaga usaha tersebut dengan baik pasti lama kelamaan akan membuka usaha yang lebih besar dan punya cabang. Menjadi pengusaha harus berani segala resiko dan berani menjadi pesaing dengan pengusaha lainnya dan ciptakan usaha sebagus mungkin agar pelanggan akan mau datang ke tempat usaha kita.
Janganlah kita menyerah dalam membuka usaha karena tahap demi tahap pasti usaha kita akan maju dan juga mendapatkan pengalaman menjadi pengusaha yang sukses. Menjadi pengusaha juga harus belajar cara mengelola usahanya, kebanyakan menjadi pengusaha dibandingkan menjadi karyawan karena menjadi pengusaha pengalamannya lebih banyak dan bisa cara mengendalikan keuangan dan cara memasarkannya.

Minggu, 08 April 2012

rangkuman bab 3 dan bab 4


SISTEM EKONOMI INDONESIA
Sistem adalah suatu “organisasi” besar yang menjalin berbagai subjek (objek) serta perangkat kelembagaan dalam suatu tatanan tertentu. Subjek atau objek pembentukan suatu sistem dapat berupa orang-orang atau masyarakat, untuk suatu system social atau system kemasyarakatan. Keserasian hubungan antarsubjek (antarobjek) termasuk bagian atau syarat sebuah system karena, sebagai suatu “organisasi”, setiap system tentu mempunyai tujuan tertentu. sehingga pada gilirannya kelak akan dapat dinilai apakah tujuan yang diinginkan oleh system itu akan tercapai atau tidak. Guna membentuk dan memelihara keserasian itu maka diperlukan kaidah atau norma-norma tertentu yang harus dipatuhi oleh subjek-subjek (objek-objek) yang ada dalam bekerja dan berhubungan satu sama lain.
·        System ekonomi dan system politik
System ekonomi adalah suatu system yang mengatur serta menjalinhubungan ekonomi antarmanusia dengan seperangkat kelembagaan, dalam suatu tatanan kehidupan. sebuah system ekonomi terdiri atas unsur-unsur manusia sebagai subjek barang-barang ekonomi sebagai objek serta seperangkat kelembagaan yang mengatur dan menjalinnya dalam kegiatan berekonomi.
System ekonomi suatu Negara dikatakan bersifat khas, sehinggabisa dibedakan dari system ekonomi yang berlaku atau diterapkan di Negara lain, beberapa sudut tinjauan seperti :
1.     System pemilikan sumber daya atau faktor-faktor produksi.
2.     Keleluasaan masyarakat untuk saling berkompetisi satu sama lain dan untuk menerima imbalan atas prestasi kerjanya.
3.     Kadar peranan pemerintah dalam mengatur, mengarahkan, dan merencanakan kehidupan bisnis dan perekonomian pada umumnya.
·        Kapitalisme dan sosialisme
Ada dua macam system ekonomi yang ekstrem yaitu: system ekonomi kapialis dan system ekonomi sosialis. System ekonomi kapitalis pemilikan individual atas sumber daya ekonomi atau factor-faktor produksi. Sedangkan system ekonomi sosialis adalah sebaliknya sumber daya ekonomi atau factor produksi diklim sebagai milik Negara, system ini lebih menekankan pada kebersamaan masyarakat dalam menjalankan dan memajukan perekonomian.

·        Kadar kapitalisme dan sosialisme
Untuk melihat seberapa tebal kadar masing-masing “isme” ini mewarnai perekonomian seseorang bisa melihatnya dari dua pendekatan. Pertama adalah dengan pendekatan faktur stuktural yakni peranan pemerintah atau Negara dalam struktur perekonomian. Kedua adalah pendekatan sejarah yakni dengan menelusuri bagaimana perekonomian bangsa diorganisasikan dari waktu ke waktu.
Untuk mengukur kadar keterlibatan pemerintah dalam perekonomiandengan pendekatan factual-struktural, dapat digunakan kesamaan agregat Keynesian yang berumusan Y=C+I+G+(X-M).

PENDAPATAN NASIONAL, PERTUMBUHAN, DAN STRUKTUR EKONOMI
·        Konsep-konsep pendapatan nasional Indonesia
Pendapatan nasional berarti sempit dan berarti luas. Dalam arti sempit, pendapatan nasional adalah terjemahan langsung dari national income.sedangkan luas pendapatan nasional dapat merujuk ke produk domestik bruto(PDB),gross domestic prodact(GDP), produk nasional neto(PNN),net national product(NNP), pendapatan nasional(PN), alias national income(NI).
1.                 Metode penghitungan pendapatan nasional
Penghitungan pendapatan nasional Indonesia dimulai dengan produk domestic bruto.PDB ada tiga macam yang dapat dihitung atau diukur yaitu, pendekatan produksi, pendekatan pendapatan,pendekatan pengeluaran.
-         Menurut pendekatan produksi
PDB adalah jumlah nilai barang dan jasa akhir yang dihasilkan oleh berbagai unit produksi wilayah suatu Negara dalam jangka waktu setahun
-         Menurut pendekatan pendapatan
PDB adalah jumlah balas jasa yang diterima oleh factor-faktor produksi yang turut serta dalam proses produksi di wilayah suatu Negara dalam jangka waktu setahun.
-         Menurut pendekatan pengeluaran
PDB adalah jumlah seluruh komponen permintaan akhir
Pendapatan nasional bruto (PNB) adalah produk domestic bruto ditambah pendapatttan neto atas factor luar negeri. Pajak tak langsung neto adalah jumlah seluruh pajak tak langsung yang dipungut pemerintah dikurangi jumlah seluruh subsidi yang diberikan pemerintah.

2.     Metode penghitungan pertumbuhan riil
PDB,PNB,PNN dan PN disebut agregat ekonomi maksudnya angka besaran total yang menunjukan prestasi ekonomi suatu Negara atau negeri.
Ada tiga metode untuk mengubah angka menurut harga berlaku menjadi angka menurut harga konstan yaitu :
o   Metode revaluasi
Dilakukan dengan cara menilai produksi masing-masing tahun dengan menggunakan harga tahun tertentu yang dijadikan tahun dasar.
o   Metode ekstrapolasi
Dilakukan dengan cara memperbarui (updating) nilai tahun dasar sesuai dengan indeks produksi atau tngkat pertumbuhan riil  dari tahun sebelumnya.
o   Metode deflasi
Dilakukan dengan cara membagi nilai masing-masing tahun dengan harga relative (indeks harga X 1/100).
3.     Metode penghitungan nilai tambah
Nilai tambah (added value)adalah selisih antara nilai akhir (harga jual) suatu produk dengan nilai bahan bakunya. Untuk menghitung nilai tambah menurut harga konstan terdapat empat macam cara yaitu :
o   Metode deflasi ganda
menghitung nilai tambah dilakukan jika keluaran menurut harga konstan
dihitung terpisah dari masukan antara (intermediate-input) menurut
harga konstan.
o   Metode ekstrapolasi langsung
Dengan menggunakan perkiraan-perkiraan dari perhitungan keluaran menurut harga knstan atau langsung menggunakan indeks produksi yang sesuai.
o   Metode deflasi langsung
Dengan menggunakan indeks harga implicit dari keluaran atau secara langsung menggunakan indeks harga produksi yang sesuai lalu dijadikan angka pembagi terhadap nilai tambah menurut harga yang berlaku.
o   Metode deflasi komponen pendapatan
Dengan cara mendeflasikan komponen-komponen nilai tambah atas pendapatan-pendapatan yang membentuk unsure nilai tambah tersebut yakni pendapatan tenaga kerja, modal, dan manajemen
Pendapatan per kapita dan kemiskinan  adalah pertumbuhan ekonomi yang untuk angka-angka di atas dihitung berdasarkan nilai riil produk domestic bruto(gross domestic product) bukan semata-mata menunjukan peningkatan produk atau pendapatan secara makro. Pendapatan per kapita memang bukan satu-satunya tolok ukur untuk menilai tingkat kemakmuran suatu bangsa atau kesejahteraan rakyat sebuah Negara bahkan dalam lingkup yang lebih sempit lagi ukuran yang memadai ditinjau hanya dari aspek pendapatan.
·        Struktur ekonomi Indonesia
Struktur ekonomi ada empat sudut tinjauan yaitu:
1.     Tinjauan makro–sektoral
Sebuah perekonomian dapat berstruktur agraris,industrial atau niaga tergantung pada sector produksi apa atau mana yang jadi tulang punggung perekonomian yang bersangkutan
2.     Tinjauan keruangan
Suatu perekonomian dapat dinyatakan berstuktur kedesaan/tradisional dan berstruktur kekotaan /modern.
3.     Tinjauan penyelenggaraan kenegaraan
Menjadi perekonomian berstruktur etatis, egaliter, atau borjuis
4.     Tinjauan birokrasi pengambilan keputusan
Dapat dibedakan antara struktur ekonomi yang sentralistis dan yang desentralistis.

PERAN PEMUDA DAN MAHASISWA TERHADAP KEMAJUAN BANGSA (Era Dulu dan Era Sekarang)


Peran Pemuda dan mahasiswa terhadap bangsa dalam menegakan Kepemimpinan yang baik. Untuk memberikan penjelasan makna serta menghindari meluasnya pembahasan seorang pemimpin yang memimpin bangsanya kearah perkembangan bangsa yang makmur, sejahtera, aman, dan sesuai dengan kebutuhan rakyat. Demi penegakan suatu kepemimpinan yang adil dan baik tidak cukup dengan seorang pemimpin semata, tetapi pemuda dan peran pemuda dalam pembangunan Indonesia mada masa dulu sangat berperan penting untuk menyumbangkan pikiran,konsep sampai partisipasi dalam melaksanakan tugas sebagai warga Negara. Banyak kalangan baik itu tingkat tinggi maupun yang rendah menilai pemuda sekarang tidak ada kemajuan, tetapi dulu perjuangan kemerdekaan sampai kemerdekaan era dulu dan sekarang  sangat antusias untuk mengisi kemerdekaan bangsa Indonesia. Dalam suatu kemajuan bangsa pasti mahasiswa dan pemuda Indonesia menjaga bangsanya untuk lebih maju lagi dalam segala hal yang bermanfaat.
 kemajuan bangsa yang tumbuh dan berkembang di era globalisasi saat ini merupakan ciri peran pemuda sebagai kekuatan moral, social, sebagai perubahaan semua pembangunan nasional dan perubahan bangsa kearah yang lebih baik. perkemabngan teknologi dan media informasi yang canggih membawa suatu perubahaan dan suatu kebanggaan bagi pemuda dan mahasiswa.
Kemajuan suatu bangsa bahwa perkembangan yang pesat pemuda dan mahasiswa dapat mengenal dunia luar, mengenal perekonomian, kesehatan, pendidikan,dan menatap masa depan. Generasi Muda kumpulan orang-orang yang masih mempunyai jiwa, semangat, dan ide yang masih segar dan dapat menjadikan bangsa ini lebih baik, orang-orang yang mempunyai pemikiran yang bagus untuk mengisi pembangunan dan mempertahankan kemerdekaan bangsa.
Sekarang ini banyak sekali pekerja tingkat tinggi yang korupsi sehingga memberikan contoh yang tidak baik kepada penerus bangsa pemuda di negeri ini menjadi terpengaruh, maka bangsa maju tetapi manusia masih belum sadar apa yang diperbuat. Semakin banyak para korupsi dan semakin banyak permasalahan dibangsa ini, maka dari itu para pemuda harus memberikan contoh yang lebih baik agar bangsa ini akan tetap maju. Peran pemuda dan mahasiswa  menciptakan kereatif, inofative untuk membangun bangsa lebih maju  Dengan demikian tumbuh subur dalam mengembangkan.
Sekarang ini bangsa kita maju tetapi kita sebagai pemuda dan mahasiswa harus mempertahankan kemajuan, dan mengembangkan budaya di bangsa kita ini agar bangsa kita terkenal kekayaan budaya,kesenian dan kekayaan alam dibangsa lain sehingga bangsa kita tetap maju.
Generasi Muda yang mempunyai banyak kumpulan orang-orang yang masih memunyai jiwa, semangat, dan ide yang masih segar dan dapat menjadikan Negara ini lebih baik, orang-orang yang mempunyai pemikiran yang visioner. sudah saatnya generasi muda bergerak dan melakukan perlawanan terhadap kaum-kaum tua yang memimpin negeri ini yang tidak berpihak kepada bangsa. Lingkungan sangat penting dalam kehidupan seorang manusia yang sukses,  kemampuanya menyesuaikan diri dengan lingkungannya. para pemuda dan mahasiswa yang telah membawa bakat kepemimpinan yang baik pasti akan  mampu menjadi pemimpin dikemudian hari dan memajukan bangsa.
Banyak kalangan baik itu akademisi, sejarahwan, sampai pejabat Negara menilai pemuda sekarang tidak ada taringnya, tetapi dulu perjuangan kemerdekaan sampai kemerdekaan dan lengsernya sukarno (orde lama) sampai orde baru, sangat antusias untuk mengisi kemerdekaan bangsa Indonesia. Pemuda semasa orde baru karena dikontrol oleh diktator (pemerintahaan suharto) diwajibkan untuk melaksanakan tugas yang diberikan oleh pemerintah. Kemerdekaan Indonesia pun digerakan oleh pemuda Indonesia, kalo menelusuri sejarah pemuda Indonesia kita ketahui bahwa organisasi Budi utomo dan memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Dan akhirnya bangsa Indonesia sekarang ini tetap maju. Para pemuda dan mahasiswa sangat bangga para pejuang dulu dengan mengorbankan hidupnya untuk bangsanya agar maju. Didalam suatu Negara tentunya terdapat seorang pemimpin yang memimpin bangsanya kearah perkembangan bangsa yang makmur, sejahtera, aman, dan sesuai dengan kebutuhan rakyat. Demi penegakan suatu kepemimpinan yang adil dan ideal terutamanya tidak cukup dengan seorang pemimpin semata. Maka dari itu para pemuda dan mahasiswa harus menjadi yang terbaik untuk bangsa agar bangsa tetap maju dan menjadi kebanggaan bangsa. Dan memiliki rasa tanggung jawab dan memberikan kemakmuran, ciptakan sesuatu yang bermanfaat untuk bangsa agar tetap dan lebih maju.

Kamis, 22 Maret 2012

Kritik ,Komentar ,Dan Pendapat Tentang Kenaikan BBM dan Kenaikan Tarif Dasar Listrik Pada Bulan April


Kritik ,Komentar ,Dan Pendapat Tentang Kenaikan BBM
Menurut saya, bisa memiliki mobil pribadi berarti orang mampu dan penggunaannya bersifat individu, berbeda kalau mobil angkutan, Subsidi yang diberikan sebetulnya bukan untuk mobil, melainkan untuk masyarakat yang menggunakan jasa. Maka dari itu saatnya untuk mobil pribadi dan kendaraan  mobil dinas jangan menggunakan BBM bersubsidi karena tidak layak menerima subsidi dan umtuk kendaraan dinas sudah ditanggung oleh pemerintah jadi tidak perlu lagi yang namanya mendapatkan BBM bersubsidi lagi. kenaikan BBM pasti memicu kenaikan harga berbagai kebutuhan pokok, sehingga rakyat kecil semakin sengsara dan banyak masyarakat membeli BBM dalam jumlah banyak Karena BBM akan naik.
Dampak kenaikan harga BBM, kita harus tahu persis latar belakang dan motivasi. Kalau menurut saya, untuk menghemat konsumsi BBM,Untuk menghindari penyelundupan dan sebagainya. Pemerintah juga pernah untuk melepas harga BBM ke harga internasional. Ini sebenarnya bukan soal kenaikan, tapi soal proses bertahap melepas harga BBM ke harga pasar sesuai garis IMF. Pendapat saya adalah :

1.     Sosialisasi kepada manajer atau pemilik perusahaan tentang standar
prosedur pemberian upah terhadap karyawan. Walaupun upah karyawan
dinaikan sampai 50% perusahaan tetap memiliki laba yang lebih besar dan
kesejahteraan karyawan semakin terjamin.
2. Kendaraan mobil mewah dan kendaran dinas jangan menggunakan BBM bersubsidi lagi
3.     Menaikan BBM jangan menaikan harga kebutuhan pokok itu sama saja merugikan rakyat kecil.


Kritik ,Komentar,dan Pendapat Tentang Kenaikan Tarif Dasar Listrik Pada Bulan April
Kalau ingin menaikan tarif listrik, harus pastikan listrik sudah bagus apa belum,soalnya masih banyak kecurangan dalam listrik misalnya, orang menyambung listriknya ke listrik orang lain sehingga merugikan orang lain. Kebijakan pemerintah sangat mengecewakan karena  kenapa masih saja listrik di naikan sehingga masyarakat jadi bingung, untuk mengurangi beban subsidi akibat besarnya biaya produksi kurang tepat karena masih banyak cara untuk menekan subsidi listirk.
Dalam menaikan listrik pada bulan april masyarakat sangat tidak setuju karena BBM akan naik pasti kebutuhan perekonomian pasti juga akan naik ditambah lagi listrik pasti rakyat kecil akan mendapatkan banyak beban, dan di Indonesia akan semakin banyak kemiskinan, seharusnya BBM,listrik naik upah gaji juga harus naik sehingga mengurangi angka kemiskinan di Indonesia.
Seharusnya pemerintah harus melihat dulu keadaan masyarakatnya,mencukupi atau tidak sehingga harus menangani    dulu misalnya memberikan bantuan, banyak anak – anak putus sekolah hanya karena keperluan dan kebutuhan serba naik. maka dari itu harga semua kebutuhan harus sesuai keadaan masyarakat, di Indonesia ini kaya alam tetapi kemiskinan masih banyak.
Pendapat saya BBM dan listrik seharusnya jangan di naikan harganya sehingga kebutuhan yang lain tidak ikut-ikut naik.